Pintu Kelas Dua
(Karya Fathur Rahman Nur Aziz)
Seragam lusuh melekat
Sepatu usang terikat
Rambut kusam hitam pekat
Duduk di dalam kelas
Terdiam lepas
Memegang secarik kertas
Memandang pintu kelas
Yang hilang terhempas
Seraut wajah
Penuh lamunan
Berisi harapan
Akankah dia menjadi
Gubernurnya Jakarta
Akankah dia menjadi
Pengusaha batu bara
Akankah dia menjadi
Jenderal bintang lima
Kita tunggu saja
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori dengan judul "Contoh Puisi 'Pintu Kelas Dua'". Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://fathurrahmannuraziz.blogspot.com/2013/12/contoh-puisi-pintu-kelas-dua_5.html.
0 komentar
Posting Komentar